Mewarnai rambut sendiri di rumah adalah pilihan yang hemat dan praktis, namun persiapan yang matang adalah kunci untuk hasil yang merata dan aman. Sebelum memulai, lakukan tes alergi (patch test) 48 jam sebelumnya, terutama jika Anda baru pertama kali menggunakan produk pewarna tersebut, dengan mengoleskan sedikit produk di belakang telinga. Pastikan juga untuk tidak keramas minimal 24-48 jam sebelum proses pewarnaan; minyak alami pada kulit kepala akan bertindak sebagai pelindung dari iritasi bahan kimia. Siapkan semua perlengkapan, termasuk sarung tangan, mangkuk non-logam, kuas aplikator, jepit rambut, dan handuk/pakaian lama. Untuk melindungi kulit dari noda, oleskan petroleum jelly atau krim pelembap tebal di sepanjang garis rambut, dahi, pelipis, dan belakang telinga. Terakhir, baca instruksi pada kemasan dengan saksama karena waktu tunggu dan perbandingan pencampuran setiap produk berbeda.
Saat proses aplikasi, mulailah dengan membagi rambut menjadi minimal empat bagian (depan, belakang, kanan, kiri) agar pewarna lebih mudah dan merata diaplikasikan. Gunakan kuas untuk mengoleskan pewarna. Jika Anda memiliki rambut yang belum pernah diwarnai, mulailah mewarnai dari batang rambut hingga ujungnya, dan aplikasikan di akar rambut sebagai langkah terakhir. Ini penting karena panas dari kulit kepala membuat area akar menyerap warna lebih cepat, sehingga urutan ini mencegah hasil warna yang belang. Diamkan sesuai durasi yang dianjurkan pada kemasan, lalu bilas rambut dengan air dingin hingga bersih dan jernih. Setelah pewarnaan, gunakan sampo dan kondisioner khusus rambut berwarna untuk mengunci pigmen dan menjaga kelembapan rambut.