Rambut yang cepat berminyak dan lepek adalah masalah umum yang disebabkan oleh produksi sebum berlebihan dari kelenjar sebasea di kulit kepala. Sebum adalah minyak alami yang berfungsi melembapkan dan melindungi, namun ketika diproduksi melampaui batas, rambut akan terlihat kusam dan terasa berat. Penyebab utama kelebihan minyak seringkali bersifat internal, seperti fluktuasi hormon—terutama peningkatan hormon androgen, yang umum terjadi saat masa pubertas, menjelang menstruasi, atau kondisi stres. Selain itu, faktor genetik juga memainkan peran besar dalam menentukan seberapa aktif kelenjar minyak seseorang. Di sisi lain, faktor eksternal seperti sering menyentuh rambut dengan tangan, penggunaan produk perawatan yang mengandung silikon atau minyak berat, serta cuaca panas dan lembap juga dapat memperparah kondisi rambut berminyak.
Untuk mengatasi masalah rambut berminyak secara efektif, solusinya berfokus pada menyeimbangkan produksi minyak dan menyesuaikan rutinitas perawatan. Pilih sampo yang tepat yang diformulasikan khusus untuk kulit kepala berminyak, dan hindari penggunaan kondisioner langsung di akar rambut—cukup aplikasikan pada batang hingga ujung rambut saja. Penting juga untuk mengatur frekuensi keramas, keramas terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami secara berlebihan, memicu kulit kepala memproduksi lebih banyak minyak sebagai respons, sementara terlalu jarang membuat penumpukan minyak dan kotoran. Terakhir, hindari kebiasaan sepele seperti menyentuh atau menyisir rambut terlalu sering, karena dapat menyebarkan minyak dari kulit kepala ke seluruh helai rambut, membuatnya lebih cepat lepek.